Kompetensi Kepemimpinan Guru Agama Katolik dalam Membina Toleransi Antar Siswa

Penulis

  • Sebastianus Aldo STKPK Bina Insan Samarinda, Indonesia
  • Donatus Dole STKPK Bina Insan Samarinda, Indonesia
  • Lorensius Lorensius STKPK Bina Insan Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61831/gvjkp.v9i1.260

Kata Kunci:

Kompetensi Kepemimpinan; Guru agama Katolik; Membina Toleransi

Abstrak

Kompetensi kepemimpinan guru agama Katolik di implementasi terdiri dari merencanakan, mengorganisasikan, memotivasi, membimbing, dan menjaga. Dengan kompetensi kepemimpinan guru agama Katolik dapat mendukung kegiatan membina toleransi antar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kompetensi kepemimpinan guru agama Katolik dalam membina toleransi antar siswa SMP Negeri 4 Jempang. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tahap pengumpulan data, pengkodean data, penyajian data, dan terakhir penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa implementasi kompetensi kepemimpinan guru agama Katolik dalam membina toleransi antar siswa mencakup: (1) Tidak ada merencanakan kegiatan pembina toleransi secara khusus, tetapi kegiatan secara langsung seperti upacara bendera dan senam, (2) Mengorganisasikan pada kegiatan membina toleransi pada pembelajaran dari kelas 7, (3) Memotivasikan dengan mengapresiasi menggunakan kalimat yang positif, (4) Membimbing siswa dengan memberi pengertian, mengajak, dan membantu orang lain tanpa memandang perbedaan, (5) Menjaga hubungan yang harmonis antara guru maupun siswa di sekolah. Strategi efektif yang digunakan guru agama Katolik dalam membina toleransi beragama antar adalah keteladanan, menasihati, dan berkolaborasi. Tantangan yang dihadapi guru agama Katolik tidak ditemukan konflik atau kasus terkait toleransi hanya hambatan siswa dalam menyesuaikan lingkungan yang baru dan kemampuan dalam belajar.

Referensi

Adon, M. J. (2021). The Spirituality of Catholic Teachers in Implementing Multicultural Education in Indonesia. Millah: Journal of Religious Studies, 21(1), 275–310. https://doi.org/10.20885/millah.vol21.iss1.art10

Advenita, V. E. S. R., & Bermuli, J. E. (2024). Axiological Study of Christian Teachers As Role Model in Providing Motivation for Students. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 9(1), 229–246. https://doi.org/10.30648/dun.v9i1.1335

Afriyani, F. P., Maulida, L. U., & Mubin, N. (2025). Peran Guru dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2(2), 80–90.

Aripin, M., & Silpanus, S. (2022). Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Tradisi Syukur Panen Masyarakat Dayak Aoheng di Provinsi Kalimantan Timur. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 6(2), 90–99. https://doi.org/10.61831/gvjkp.v6i2.157

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications, Inc.

Dewi, L., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Penanaman Sikap Toleransi Antar Umat Beragama di Sekolah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8060–8064.

Etik, E. T., & Setiyono, W. P. (2021). The Importance of Knowledge, Skill, Attitude and Competence to Achieve Professional Performance. Academia Open, 5, 10–21070. https://doi.org/10.21070/acopen.5.2021.2391

Fahri, F., Lubis, M. J., & Darwin, D. (2022). Gaya Kepemimpinan Demokratis Guru pada Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Basicedu, 6(3), 3364–3372. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2616

Febriana, R. (2021). Kompetensi Guru. Bumi aksara.

Fihrisi, F., Putra Alliandra, K., Ika Septiviana, F., Zahrotul Ainiyah, U., Nuqia, K., Erista Ferli, D., Tri Wulansari, E., & Qonitatin, U. (2023). Menangani Ekstramisme Dan Membina Moderasi Beragama Di Sekolah: Praktik Terbaik Dan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(15), 142–154.

Hendrik, H. (2021). Belajar Hidup Berdampingan: Studi mengenai Pengelolaan Keragaman Agama di Sekolah. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 7(2), 196–207. https://doi.org/10.18784/smart.v7i2.1275

Heriawati, A., & Manik, Y. M. (2023). Pendidikan dalam Membina Sikap Toleransi Antar Siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(01), 167–172. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2382

Hidayatullah, M. S., & Rohman, F. (2025). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dan Kristen dalam Membentuk Sikap Toleransi di SDN 1 Karanggondang. Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 43–56. https://doi.org/10.32528/tarlim.v8i1.2776

Krismiyanto, A., & Kii, R. I. (2023). Membangun Harmoni dan Dialog Antar Agama dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(3), 238–244. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/18822

Limbong, A. R., Palinoan, F. F., & Michael, A. (2021). Pentingnya Pendidikan Toleransi bagi Para Peserta Didik dari Presfektif Pendidikan Agama Katolik. Journal on Education, 03(04), 603–608.

Mansyur, A. R., & Bunyamin, A. (2022). Wawasan Kepemimpinan Guru (Teacher Leadership) dan Konsep Guru Penggerak. Education and Learning Journal, 2(2), 101. https://doi.org/10.33096/eljour.v2i2.131

Mutiara, E. A., Alindra, A. L., Febriani, K., Nafiisah, R., & ... (2024). Dinamika Kebijakan Pendidikan Multikultural dalam Konteks Sekolah Dasar Kristen Mendorong Toleransi Beragama dan Penerimaan Keberagaman. Jurnal Pendidikan …, 8(1), 3040–3047. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/12839%0Ahttps://jptam.org/index.php/jptam/article/download/12839/9855

Roberts, A. E., & O’Shea, G. (2022). The Integral Formation of Catholic School Teachers. Religions, 13(12), 1230. https://doi.org/10.3390/rel13121230

Siahaan, H. P. V., & Tamera, D. M. (2024). Peran Guru PAK Dalam Meningkatkan Toleransi Beragama Peserta Didik Dalam Masyarakat Majemuk. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja, 7(1), 1–15. https://doi.org/10.62240/msj.v7i1.70

Sugiyana, F. ., Astuti, A., Hartutik, H., & Setiyaningtiyas, N. (2024). Penguatan Kompetensi Guru Agama Katolik SD-SMP-SMA Se-Paroki Kudus dan Jepara Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3(1), 190–200. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v3i1.2144

Susanto, H. (2009). Kompendium Katekismus Gereja Katolik. Yogyakarta: Kanisius.

Suseno, F. M. (1998). Hak-Hak Asasi Manusia: Tantangan bagi Agama. J. Orientasi Baru, 11, 9–11.

Yohanes Paulus II. (1992). Anjuran Apostolik Sri Paus Yohanes Paulus II, Catechesi Tradendae-Penyelenggaraan Katekese (16 Oktober 1979) (R. Hardawiryana (penerj.)). Jakarta: Dokumentasi dan Penerangan KWI.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Aldo, S., Dole, D. ., & Lorensius, L. (2025). Kompetensi Kepemimpinan Guru Agama Katolik dalam Membina Toleransi Antar Siswa. Gaudium Vestrum - Jurnal Kateketik Pastoral, 9(1), 22-30. https://doi.org/10.61831/gvjkp.v9i1.260

Terbitan

Bagian

Articles